
CARA MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN MANUFAKTUR
19/04/2024
CARA MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN MANUFAKTUR
Halo sobat Acis, Kembali lagi bersama kami Acis Indonesia. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai CARA MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN MANUFAKTUR
Laporan Keuangan Manufaktur
Laporan keuangan perusahaan manufaktur merupakan salah satu hal paling penting dalam sebuah perusahaan dalam skala besar maupun dalam skala kecil . Karena dengan adanya laporan keuangan, management bisa dengan mudah menganalisa serta mengambil keputusan yang tepat dalam menjalankan proses bisnis yang ada. karena salah satu fungsi dari laporan keuangan itu sendiri adalah menggambarkan sebuar realita kondisi perusahaan terutama dalam hal posisi keuangan. laporan keuangan merupakan kewajiban yang harus dibuat pada setiap periode.
Agar memudahkan Anda dalam memahami mengenai laporan keuangan perusahaan manufaktur, penjelasan ini akan memberikan ulasan mengenai laporan keuangan perusahaan manufaktur secara komprehensif.
Namun terdapat sedikit perbedaan antara laporan keuangan manufaktur dengan laporan keuangan komersil lainnya.
PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN
Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK No. 1 (2015:1), Laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Laporan ini menampilkan sejarah entitas yang di kuantifikasi dalam nilai moneter.
Sementara itu, menurut Harahap (2008:105) menyatakan bahwa, Laporan keuangan menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu.
Sedangkan definisi Laporan keuangan menurut wikipedia adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.
Jadi kesimpulan dari pengertian laporan keuangan adalah ringkasan suatu proses system pencatatan transaksi keuangan dan ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama satu tahun buku yang bersangkutan ( Baridwan,2004)
Beberapa Jenis Laporan Keuangan
Adapun jenis laporan keuangan yang lazim dikenal adalah
- Neraca
- Laporan laba rugi
- Laporan arus kas
- Laporan perubahan posisi keuangan.
Sedangkan laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi:
- Neraca
- Laporan laba rugi komprehensif
- Laporan perubahan Ekuitas
- Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
- Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Urutan Jenis Laporan Keuangan
Sebelum mengetahui cara membuat laporan keuangan, mari ketahui terlebih dahulu jenis-jenis laporan keuangan yang dapat dibagi menjadi:
- Laporan laba rugi, yang mencantumkan transaksi individu dan total uang yang Anda peroleh (pendapatan) dan uang yang Anda keluarkan (pengeluaran).
- Laporan perubahan modal, yang menyajikan ikhtisar perubahan yang terjadi dalam ekuitas pemilik pada suatu entitas untuk suatu periode tertentu.
- Laporan neraca adalah informasi bagaimana laporan posisi keuangan dari perusahaan / entitas pada suatu periode, biasanya dalam satu tahun.
- Laporan arus kas, yang menggambarkan perputaran kas perusahaan, mengenai jumlah kas masuk (penerimaan kas) dan jumlah kas keluar (pengeluaran kas) dalam suatu periode tertentu.
Sebagai pengusaha, Anda wajib bisa membacanya untuk membantu Anda dalam mengetahui kondisi keuangan perusahaan dan menilai kinerja perusahaan dalam tahun berjalan.
Kemudian, Anda dapat mengambil keputusan dengan benar untuk operasional perusahaan selanjutnya berdasarkan laporan tersebut.
PENGERTIAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Secara singkat perusahaan manufaktur adalah suatu usaha atau bisnis yang aktivitas bisnisnya menjual bahan mentah atau barang setengah jadi. Selanjutnya, barang-barang tersebut akan dikirim kepada penjual sebagai bahan utama dalam pembuatan produk mereka. Bisa dibilang industri manufaktur itu punya jasa yang besar terhadap kehidupan manusia sehari-hari. Semua sektor kehidupan pastinya membutuhkan produk-produk dari perusahaan manufaktur. Bahkan apa yang Anda pakai atau gunakan sekarang pasti tak akan menyadari bahwa sebagian besar berasal dari industri manufaktur.
PERBEDAAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR, DAGANG, DAN JASA
Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan laporan keuangan masing-masing perusahaan tersebut.
Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
Pada perusahaan industri dagang, sistem penjualannya pun sederhana, yaitu dengan menjual kembali produk yang dibeli kepada konsumen. Mereka akan sedikit menaikkan harga barangnya dari harga jualnya. Kondisi ini tentu agak berbeda pada industri manufaktur. Meski yang dijual sama-sama berupa produk tetapi lebih bervariasi, produknya bisa berupa barang jadi ataupun bahan mentah yang terlebih dulu diolah atau bahan mentah yang sudah diolah tetapi masih mentah.
Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
Berbeda dengan perusahaan dagang, perusahaan industri jasa ini bukan menjual produk atau barang melainkan dengan menawarkan suatu layanan atau keahlian tertentu. Maka dari itu, bentuk laporan keuangannya pun sedikit berbeda yang terdapat pada bagian persediaan dan pembelian. Pada saat terjadi pembelian di perusahaan jasa, transaksi tersebut akan langsung diinput sebagai perlengkapan atau peralatan. Selain itu, di dalam laporan keuangan perusahaan industri jasa tidak terdapat harga pokok penjualan, sehingga tidak ada laporan persediaan barang.
Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
Sementara pada perusahaan manufaktur, persediaan dan pembelian barang terdapat beberapa komponen, yaitu persediaan bahan baku, bahan pendukung, pembelian, persediaan saat proses produksi, persediaan barang jadi dan harga pokok penjualan, serta akuntansi biaya.
MANAFAAT LAPORAN KEUANGAN MANUFAKTUR
Beberapa fungsi penting laporan keuangan perusahaan manufaktur yang perlu dipahami, antara lain:
1. Sebagai Pedoman Laporan Keuangan
Dengan informasi jenis biaya yang memperlukan perusahaan juga dapat memodifikasi biaya-biaya mana saja yang mungkin bisa mengurangi sehingga margin yang di dapat akan lebih besar.
2. Indikator Performa Perusahaan
Laporan keuangan juga berfungsi sebagai indikator performa perusahaan tersebut. Apalagi jika perusahaan tersebut adalah perusahaan publik, yang secara aktif menjual sebagian dari perusahaannya kepada masyarakat umum dalam bentuk saham.
3. Sebagai Data Pembanding
perusahaan dapat menentukan strategi jangka panjang dan pendek. Serta menentukan prioritas, agar keuntungan yang didapatkan meningkat. Dan juga sebagai pertimbangan apakah mereka perlu meningkatkan biaya riset ataukah membeli teknologi baru agar biaya produksi dan penggunaan material menjadi lebih rendah.
4. Monitoring Kesehatan Keuangan Perusahaan
Laporan keuangan dapat menjadi indikator performa kesehatan keuangan perusahaan tersebut. Kesehatan keuangan sebuah perusahaan sangatlah vital sebagai penyokong eksistensi perusahaan itu sendiri. Memiliki keuangan yang sehat akan memudahkan perusahaan mendapatkan dana pinjaman dan memiliki image yang bagus terutama untuk perusahaan public.
Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
Berikut beberapa jenis laporan keuangan pada perusahaan manufaktur, yaitu:
1. Laporan Harga Pokok Produksi
Kumpulan dari macam-macam biaya tersebut terdiri dari:
- Biaya bahan baku atau BBB
- Biaya tenaga kerja langsung atau BTKL
- Biaya overhead pabrik atau BOP
2. Laporan Laba Rugi
Di dalam laporan ini memiliki 4 komponen dasar, yaitu:
- Pendapatan ( Revenue )
- Beban atau Biaya ( Expense )
- Keuntungan ( Profit )
- Kerugian ( Loss )
3. Laporan Neraca
Laporan neraca pada perusahaan manufaktur juga sama dengan laporan nearca perusahaan komersil lainnya di mana di dalamnya terdapat dua bagian penting yaitu aktiva dan pasiva.
Aktiva ini merupakan sumber utama keuangan perusahaan karena semua aset perusahaan tercatat pada laporan ini mulai dari aktiva lancar seperti kas, bank, piutang, persediaan dan sebagainya.
Sedangkan pasiva adalah kewajiban (hutang) perusahaan serta modal perusahaan.
4. Laporan Perubahan Modal
Begitu juga untuk laporan perubahan modal perusahaan manufaktur pun sama dengan laporan perubahan modal pada perusahaah komersil lainnya. Laporan ini berisi nilai modal awal, perubahan modal karena prive atau hal lainnya yang tidak berkaitan dengan kegiatan perusahaan.
CONTOH LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Agar mudah memahami isi dari laporan keuangan perusahaan manufaktur, berikut contoh riilnya.
Contoh gambar laporan HPP

Contoh gambar laporan Laba Rugi

Contoh gambar laporan Neraca

Contoh gambar laporan Perubahan Modal

CARA MEMBUAT ATAU MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA
Untuk membuat laporan keuangan sederhana, Anda cukup melakukan cara penjurnalan transaksi, memposting ke buku besar, membuat neraca saldo, dan menyusun laporan keuangan lainnya.
Berikut adalah urutan dalam menyusun laporan keuangan
1. Mengumpulkan dan Mencatat Transaksi pada Jurnal
Langkah pertama dalam membuat ringkasan laporan keuangan adalah mencatat transaksi yang dilakukan oleh perusahaan ditahun berjalan pada jurnal.
Transaksi merupakan kegiatan umum yang sering dilakukan oleh perusahaan, baik transaksi pembelian, penjualan, penukaran barang, sewa ataupun transaksi lainnya.
Bukti transaksi merupakan hal yang sangat penting, hal yang sangat utama dalam akuntansi sehingga bukti transaksi tidak boleh hilang.
Bukti transaksi merupakan dasar pencatatan,contohnya seperti nota, kwitansi,faktur ataupun jenis bukti lainnya.
Semua transaksi yang berkaitan dengan aktivitas operasional perusahaan harus dicatat dalam jurnal dengan rinci.
2. Membuat dan Memposting Jurnal Ke dalam Buku Besar
Setelah membuat jurnal, langkah kedua yaitu mem-posting jurnal ke dalam buku besar.
Buku besar merupakan rincian dari setiap akun-akun yang ada.
Tidak sulit untuk melakukan hal ini, hanya memindahkan transaksi yang sudah di catat dalam jurnal ke akun-akun yang sesuai dengan rinci.
3. Membuat dan Menyusun Laporan Keuangan Neraca Saldo
Cara menyusun laporan keuangan selanjutnya setelah membuat buku besar yaitu menyusun neraca saldo.
Neraca saldo adalah suatu daftar rekening-rekening buku besar dengan saldo debit dan credit.
Daftar rekening pada buku besar dikelompokkan ke dalam kelompok pasiva atau kelompok aktiva.
4. Kumpulkan Data untuk Membuat Jurnal Penyesuaian Pada Laporan Keuangan
Beberapa transaksi mungkin ada yang belum tercatat atau transaksi terjadi di akhir saat tahap pembuatan laporan keuangan dan masih ada yang tidak sesuai dengan keadaan di akhir periode, sehingga data tersebut dikumpulkan untuk membuat jurnal penyesuaian.
Jurnal ini membuat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo-saldo perkiraan yang akan menunjukkan keadaan sebenarnya sebelum penyusunan laporan keuangan. Kesimpulannya, jurnal penyesuaian juga berperan di dalam pengukuran peforma perusahaan. Jurnal penyesuaian menyajikan data keuangan sebuah perusahaan. Dengan adanya jurnal penyesuaian, komisaris perusahaan dapat memperhitungkan langkah perusahaan selanjutnya.
5. Membuat dan Menyusun Neraca Lajur
Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan maka kita perlu menyusun neraca lajur atau kertas kerja yang dimulai dari data di neraca saldo dan disesuaikan dengan data yang diperoleh dari jurnal penyesuaian.
Selanjutnya, saldo yang sudah disesuaikan akan terlihat pada kolom neraca saldo yang telah disesuaikan dan merupakan saldo-saldo yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan rugi laba.
6. Membuat Laporan Keuangan
Cara membuat laporan keuangan sederhana sesuai dengan alur dan urutan selanjutnya adalah laporan yang sudah di buat pada neraca lajur tinggal ditulis dengan rapi sesuai ketentuan atau standar laporan keuangan. Hal ini karena dalam neraca lajur sudah dipisahkan jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam neraca atau laporan rugi laba. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan sangat penting, karena mencerminkan kinerja perusahaan dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
7. Membuat Jurnal Penutup
Setelah rekening dalam buku besar telah menyesuaikan, kini saatnya Anda membuat jurnal penutup. Untuk membuatnya diperlukan dokumen yang digunakan sebagai dasar menyusun jurnal penutup adalah laporan rekening-rekening nominal/sementara ke rekening laba rugi dan memindahkan saldo laba rugi ke rekening laba tidak dibagi. Setelah itu, informasi pada jurnal tersebut dibukukan ke buku besar sesuai rekening yang bersangkutan.
8. Membuat Neraca Saldo Setelah Penutupan
Untuk mengecek keseimbangan saldo debit dan kredit rekening yang masih terbuka, Anda harus membuat neraca saldo setelah penutupan yang berisi rekening-rekening nyata, bukan nominal yang sudah ditutup. Jadi akun akun yang dimasukkan kedalam neraca saldo adalah akun akun yang riil atau nyata. Akun-akun rekening sebelumnya tidak perlu dimasukkan kedalam neraca saldo setelah penutupan karena sebelumnya saldo telah di-nolkan dengan bantuan jurnal penutupan. Setelah mengetahui cara menyusun laporan keuangan yang baik, cobalah untuk mulai membuat laporan keuangan perusahaan Anda. Dengan memiliki laporan keuangan, Anda dapat mengetahui kondisi keuangan perusahaan sehingga mempermudah dalam mengambil keputusan bisnis. Performa bisnis yang Anda kelola juga akan lebih baik jika Anda sudah berhasil mengontrol keuangan di perusahaan. Mulai dari catatan pemasukan dan pengeluaran bahkan untuk hal kecil di perusahaan disarankan untuk selalu dicatat dalam laporan keuangan agar semua terkontrol dengan baik.
Demikian terkait CARA MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN MANUFAKTUR
Bila ada yang kurang jelas dan ingin mendapat penjelasan yang lebih spesifik dari tim solution expert kami silahkan hubungi kami ACIS Indonesia melalui telpon di 021-29018652 / 087884538950 atau email ke [email protected]. Kami siap membantu Anda..!
Kami ACIS Indonesia adalah konsultan penjualan resmi Software Accounting ACCURATE. Kami juga menyediakan jasa training ACCURATE dan maintenance ACCURATE bagi perusahaan yang sudah menggunakan software ACCURATE dan mengalami kendala atau kesulitan dalam penggunaan software ACCURATE nya anda dapat menghubungi kami pada email : [email protected]. Kami selalu siap melayani Anda mulai dari Aceh, Padang, Jambi, Bengkulu, Medan, Palembang, Bangka Belitung, Serang, Tangerang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Manado, Makassar sampai Papua

All right reserved by samaacis.com
Office
Cikarang Technopark Gedung A Lantai 2
Jl Raya Inti No 7 Blok C1, Cibatu, Lippo Cikarang
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530